Dinda menoleh ke Dandy dan tersenyum lebar, lalu melompat ke tubuh Dandy dengan kedua kaki mengikat di pinggang ramping dan kokoh Dandy. Gemas dengan sikap manja Dinda, Dandy mencium pipinya. “Kamu seperti anak kecil yang manja, Dinda,” ujarnya menggoda. “Memang aku kecil, lihat tubuhku yang tenggelam di pelukan kamu.” Dandy terkekeh, lalu berjalan ke luar kamar mandi sambil menggendong istrinya. “Aku suka bagian ini,” ujar Dinda, menatap sayu wajah Dandy, kedua tangannya melingkar di leher Dandy. “Oh ya?” Dandy menatap wajah Dinda dengan tatapan hangatnya. “Ya, aku ingat kamu yang menggendong aku, sambil naik tangga ke kamarku. Aaah … aku suka sekali momen itu.” Dinda memandang genit wajah Dandy. “Lalu, kamu hempaskan tubuhku di atas kasur, dan kita yang bercinta untuk pertama kali

