"Adek marah sama, Mas?" tanya Mas Sam ketika kami sedang berduaan di ruang keluarga untuk menonton tv. Jam sudah di angka setengah dua siang, waktu pas untuk bersantai. Aku tentu langsung menoleh ke arahnya dengan heran, "maksud Mas?" Mas Sam mendesah lirih, "ya Adek marah gak sama, Mas?" "Marah untuk apa?" Aku semakin bingung dengan pertanyaannya. "Untuk hari yang sudah berlalu, waktu Mas tidak pulang kerumah." Jelas Mas Sam dengan wajah bersalahnya. Oalah, masalah itu toh. Jelas marah lah! Tapi apa dayaku, aku tidak bisa marah-marah seperti istri yang lainnya kan? "Gak tuh." Jawabku singkat dan padat, kemudian berbalik ke arah telivisi lagi. Mulutmu Dina, ngomongnya gak. Tapi tingkahnya kayak gini, ya ketahuan dong! "Yakin?" "Iya." "Tapi kok mukanya gak yakin?" Nah, mau godain

