SaD–24

1004 Kata

Sisi lain... "Samuel kemana sih, Pa? Susah banget dihubungi," Ratih Adidaya, Mama Samuel menggerutu. Tangannya sibuk menekan tombol untuk menghubungi putra semata wayangnya, Samuel Adidaya. Sudah sejak lima belas menit yang lalu ia mencoba menghubungi Samuel, tapi hasilnya nihil. Bikin Mamanya pusing. "Lagi sibuk kali, Ma. Lagian ini masih jam kerja," Ershan Adidaya menjawab santai gerutuan istrinya. Sudah paham dengan segala sikap dan sifatnya, yah mereka sudah menikah selama hampir tiga puluh tahun. Lagipula, istrinya aneh sekali. Ini masih jam tujuh lebih, dan dia sudah merecoki putranya. Jelas tidak akan bisa, kebiasaan Sam akan mematikan ponselnya di jam seperti ini untuk fokus bekerja. Dan hal ini terjadi berulang kali, istrinya belum paham juga! "Papa nih, ini urgent loh." Geram

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN