SaD–58 Real

1043 Kata

Hujan masih mengguyur kota dengan lebat sejak subuh tadi. Geluduk yang menjadi temannya pun masih terdengar disertai kilat yang terang. Warga yang biasanya sudah menghambur dari rumahnya untuk melakukan aktivitas kini nampak masih sepi, bahkan banyak dari mereka yang kembali ke alam mimpi. Apalagi hari ini weekend, sudah pasti banyak yang libur kerja jadi, hujan ini membawa berkah tersendiri bagi mereka. Tidak beda dengan penghuni di rumah Afifah. Wanita paruh baya itu memilih melanjutkan kerjaannya di kamar sambil ditemani secangkir teh hangat dan cemilan. Sedangkan pasangan muda yang mabuk cinta itu sedang bergelung nyaman di balik selimut tebal mereka. Mereka berdua memanfaatkan keadaan untuk kembali tidur karena kalau tidak hujan seperti ini pasti dilarang oleh bundanya. Dina yang me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN