Sad–59

1019 Kata

Afifah dan Dina yang masih menikmati hidangan di meja makan nampak heran mendengar teriakkan dari luar rumah mereka. Sedari tadi Sam juga belum masuk ke dalam rumah untuk memberitahu siapa yang datang bertamu di siang hari setelah hujan deras mengguyur, apalagi tamu itu sangat tidak sopan. "Siapa sih, Bun? Kok aku jadi penasaran." Dina yang sedang menikmati telur rebus tidak bisa menunggu lebih lama lagi. "Bunda juga, apa mantan tunangan Sam, ya? Soalnya teriak-teriak." Dina mendengus jika ucapan bundanya benar. Mantan tunangan? Apa gadis itu tidak terima kalau Sam sudah menikah dengannya? Awas saja! Dina meninggalkan sejenak telur rebusnya demi melihat tamu yang diduga mantan tunangan suaminya. "Eh? Mau ke mana, Dek?" Afifah terkejut melihat anaknya bermuka masam menuju pintu depan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN