Pembicaraan bersama papanya waktu itu membuat Randi memiliki harapan baru tentang keberadaan adiknya. Izin yang ia kantongi akan menjadikan bekal untuk misinya. Dan misi Randi kali ini adalah menemukan adiknya yang hilang sejak delapan belas tahun yang lalu. Berbekal foto masa lalu, ia mencari data-data dari Delisha. Tentunya di bantu oleh orang-orang kepercayaannya. Tapi sebenarnya, ia sudah curiga pada satu orang. Wajahnya sangat mirip dengan Delisha, apalagi matanya. Mata itu punya papanya, Randi masih sangat ingat itu. Meskipun waktu itu dirinya masih lima tahun. Ia pun mencari data-data orang yang ia curigai. Kalaupun ternyata benar, maka kebahagiaan yang besarlah yang akan ia dapat. Ia akan sangat-sangat bersyukur dengan semua itu. "Dek, tunggu Kakak datang." Lirih Randi sambil m

