"Huhm," Atika terkantuk-kantuk ketika duduk di kursi rumah sakit, di depannya ada sang kakak yang sedang tidur, tangannya dipasangkan selang infus. Kania dilarikan ke rumah sakit karena mengalami demam tinggi, tubuhnya kejang-kejang, keringat dingin keluar membasahi seluruh baju yang dia pakai. Atika tidak tahu apa yang terjadi pada kakak perempuannya, yang ada di pikirannya adalah membawa kakaknya ke rumah sakit. Atika berteriak minta tolong kepada para tetangga untuk membantunya membawa sang kakak ke rumah sakit. Karena baju Kania yang terlihat pendek, Atika berlari ke kamarnya untuk mengambil selimutnya. "Em," Kania membuka matanya, setelah lima jam dia dirawat dan diberikan cairan infus, akhirnya dia membuka mata. Hal pertama yang dia lihat adalah sang adik yang duduk bersandar di d

