"Kak Alam sibuk terus udah berapa minggu ini," ujar Ghifan. Dia menatap ke arah Alamsyah. "Ya, kasus sangat banyak, aku menangani kasus baru, jadi aku harus belajar dari kasus yang ada," jawab Alamsyah. Gaishan dan Ghifan manggut-manggut. "Apalagi kasih kali ini adalah yang pertama untukku, jadi belum berpengalaman," ujar Alamsyah. "Oh," Ghifan manggut-manggut mengerti. Gaishan mengelus-elus perutnya, dia sudah merasa lapar. Ketika dia melihat ke arah pintu yang terbuka, dia berpikir itu adalah pelayan yang datang membawakan makanan mereka, namun bukan. "Sudah pesan makanan?" tanya Ariansyah yang baru saja datang. "Sudah," Gaishan menjawab, dia ingin mencibir. "Salah orang," Ariansyah tersenyum. "Kenapa kak Shan? Udah lapar?" tanya Ariansyah. "Hum," sahut Gaishan. "Pasti pas ak

