"Kamu hanya akan tidur seperti itu tanpa mempedulikan kasus Atika yang sudah dibuka ulang di kepolisian?" Suara Jihan terdengar, Jihan memandang ke arah anak lelakinya yang sedang berbaring miring membelakanginya. Ketika mendengar suara ibunya, Nibras bangun dari kasur. Dia menoleh ke arah sang ibu. Kesehatannya dalam beberapa hari ini memang kurang bagus. Jihan meletakan nampan makanan dan beberapa obat yang masih belum terbuka. Perempuan 52 tahun itu sengaja membawa sendiri makanan untuk sang putra. "Apakah Atika-" "Pergi dan lihat keadaannya, dia berada di bawah perlindungan saksi dan korban," Jihan berbalik, dia menutup pintu kamar putranya. Nibras melirik ke arah nampan makanan, tangannya meraih piring dan mangkuk sup. °°° "Saudari korban, apakah anda kenal para dengan terdak

