Pagi datang. Ceklek Pintu rumah dibuka oleh Atika, tadi malam dia dan sang kakak menghabiskan waktu bersama saling bercerita hingga larut. Mereka bangun jam delapan. Ketika dia hendak keluar, matanya melihat ke arah seorang pria yang tidur bersandar di dinding rumah. Atika melihat ke arah pria itu. Pria itu tidak menyerah, dia menolak untuk pulang dan tetap mempertahankan untuk duduk menunggu Atika keluar menemuinya. Atika membuang pandangannya ke tempat lain, dia ingin ke kamar mandi, namun suara serak terdengar. "Atika," Atika berhenti melangkah, dia berbalik dan melihat ke arah Nibras yang sedang menatapnya dengan tatapan linglung baru bangun tidur. Nibras berdiri, tidur dalam posisi duduk itu tidak enak, pinggang dan punggungnya mati rasa, apalagi selama semalam dia tidur di ru

