23

934 Kata

Pada akhirnya mau tak mau Aris harus berangkat bersama adik sepupunya, dalam hati ia merutuki nasib sialnya. "Din, ayo. Keburu panennya selesai, ngapain sih?" Teriak Aris kesal, sudah setengah jam ia menunggu Dinda yang katanya akan menggunakan sunblock nya. "Sebentar aja 5 menit." Aris mengumpat dalam hati. Sedari setengah jam yang lalu Dinda terus berkata lima menit lagi, tapi nyatanya sudah menghabiskan waktu setengah jam. "Nah ini lho udah, ayo." Dinda berjalan mendahului Aris, gadis itu kali ini memilih memakai celana jeans serta kemeja kebesaran. Nyatanya mereka tidak benar-benar berangkat bersama, Dinda berjalan terlalu cepat meninggalkan Aris yang berada di belakang. Matanya mendapati sebuah bangunan tua yang ditutupi ilalang belukar, tapi bukan itu yang menjadi fo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN