32

1045 Kata

Kedua remaja itu bertekad menyelamatkan dua nyawa yang akan dihabisi sebentar lagi, Dinda dan Aris keluar dari tempat persembunyian. Di dalam saki celananya sudah terdapat pistol masing-masing yang siap untuk dilesatkan tepat ditubuh musuhnya, jika itu diperlukan. "Hentikan.." Teriak Dinda dengan tatapan menyorot tajam, gadis manja itu berubah menjadi sosok perempuan yang tegas dan berani. Giginya bergemelatuk pelan, disana dua orang yang tak berdaya diseret habis-habisan. Jangan lupakan sisa-sisa luka yang ada di wajah dan tubuhnya, semua itu membuat Dinda semakin geram. "Wow ternyata kalian bersembunyi disana sedari tadi, itu berarti kalian mendengar semuanya kan. Aku tidak akan membiarkan mu lepas. Tangkap mereka!" Ujar Vivian pada anak buahnya. "Ris, ini waktunya." Bis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN