Di dalam kamar mandi yang luxury di penthouse milik Arash, tampak di sana ada sang presdir bersama Celine dan Martin. Sang nona sudah berganti baju dengan kaos dan celana pendek. Tubuh Celine sedikit gemetaran saat kedua matanya melihat tubuh Arash berhiaskan luka dan memar setelah Martin melepas semua pakaian, kecuali celana boxer, dari badan sang presdir. Dia selepas mandi, bertanya ke Martin, apa boleh tuan muda dibersihkan tubuhnya? Sang asisten mengatakan boleh, tapi hanya berendam di dalam air yang dicampur antiseptik dan antibiotik khusus luka luar. Lantas kulit tubuh tersebut dilap perlahan dengan washlap agar bersih, baru dibilas dengan air bersih menggunakan washlap lain. "Ara," dia pelan menegur suaminya ini yang sedikit menghela napas, tahu tubuh dia gemetaran melihat semua

