Tergoda

1094 Kata

Pada awalnya, Luca mengira akan mendapatkan tamparan, tapi di luar sangkaan, Vienna malah melingkarkan kedua tangannya ke pundak pria itu, menyambutnya dengan tersenyum. Wanita itu membiarkan pria itu melumat habis bibirnya. Luca langsung mempererat pelukannya dan menyesap bibir mungil wanita itu. Vienna mendesah menikmati ciuman suaminya yang sangat dia rindukan. Kepalanya terasa ringan dan mendapatkan sokongan dari suaminya rasanya sangat menyenangkan. Matanya tertutup saat Luca mengeksplor mulutnya. Jemarinya bermain dengan liar di rambut suaminya yang tebal.  ”Oh betapa aku merindukan pria ini, merasakan diriku dalam pelukannya adalah yang terbaik,” pikir Vienna dalam hati. Ada pergumulan dalam hatinya lagi. “ Lepaskan pelukannya, kamu sudah salah membiarkannya menciummu Vienna!” mak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN