SESUAI dengan arahan dari Geo, malam ini Faren sudah tampil cantik. Cewek itu sedang duduk di teras panti sambil menunggu kedatangan Geo. Faren belum tahu ke mana Geo mau mengajaknya pergi. Tapi satu yang sudah pasti, perasaan Faren terasa begitu senang. Mau kemanapun Geo mengajaknya, Faren bakal ikut-ikut saja. Seperti biasa, Faren membiarkan rambutnya yang bergelombang tergerai lurus. Ia menunggu tidak sabar, hingga ketika sebuah suara derum motor mampir ditelinganya, membuat Faren langsung melompat. Senyuman kecil bermain di bibirnya. Sudah sangat jelas, itu pasti Geo. Dugaan Faren rupanya tidak meleset. Geo dengan motor besarnya kini sudah berhenti di hadapan Faren. Cewek itu berjalan cepat menghampiri Geo yang sedang mencoba membuka helmnya. "Geo kok lama?" tegur Faren ingin tahu

