PEMBAHASAN tentang perjodohan dan bisnis perusahaan yang tengah para orang tua bahas membuat Feron maupun Nata sama-sama malas bukan main. Selain tidak paham dan kesal, mereka sama-sama tidak mengharapkan ini semua. Dijodohkan? Siapa yang mau? Nata tidak suka dengan Feron, begitupun Feron sendiri yang tidak menyukai Nata. Mereka tidak bisa melakukan ini, namun kedua remaja itu tidak bisa menolak permintaan orang tua masing-masing. "Gio, lihat putri kamu itu. Cantik sekali, saya agaknya nggak salah milih Nata buat jadi pasangan Feron." Perkataan papa Feron seketika membuat seluruh pasang mata mengarah ke Nata, membuat cewek itu sedikit terkejut dan gelagapan. Namun untung saja Nata cukup pandai menguasai diri. Nata tersenyum lembut dan mengangguk sopan kepada papanya Feron. "Makasih O

