Bab. 11 - Kabut Kemelut

1714 Kata

Aku mencintaimu tanpa alasan Tapi, kamu adalah alasanku bisa merasakan indahnya jatuh cinta Siapa pun boleh menyakitiku Tapi, satu orang pun nggak akan kubiarkan menyakitimu.. -Catatan Pram- *** Semilir angin sore membelai rambut basah Dahlia. Ia terkantuk di teras samping rumah sambil bertopang dagu. Handuk berwarna biru masih bertengger melingkar di leher. Ia baru selesai mandi, dan jenuh seharian di rumah saja. Hari ini ia tengah libur. Niatnya untuk resign pun juga tertunda. Cita-citanya ingin jadi guru agaknya harus disimpan dulu. Seharusnya bulan depan Dahlia sudah bisa mulai mengajar di salah satu taman kanan-kanak dekat rumahnya. Sayang, entah apa yang terjadi sampai akhirnya kepala sekolah di sana membatalkan niatnya meminta Dahlia membantu mengajar di sana. Dengar-deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN