8. Mereka Berdua Sangat Mirip

726 Kata
Chris kembali ke Mansion Harisson setelah memastikan nonanya beristirahat memasuki kamar. Ia pulang sendiri membawa mobil hitam itu menuju mansion dengan jarak tempuh yang memakan waktu 30 menit. Sesampainya disana, Chris membawa langkahnya ke bagian belakang mansion dimana tempat tinggalnya berada. Chris membuka pintu rumahnya dan menemukan Emma tengah duduk di sofa sendirian. Wanita paruh baya itu nampaknya tengah menunggu kedatangan Chris setelah mengasuh Ruby seharian. Emma bangkit dari tempat duduknya kala melihat Chris membuka pintu, "Kau sudah datang rupanya. Ruby sudah tidur setelah meminum susunya." beritahu Emma melihat kondisi ruangan yang sepi dan tak mendengar celotehan anaknya. "Aku akan keluar kalau begitu." ujar Emma seraya melangkahkan kakinya keluar. "Terima kasih, Emma. Tapi, tunggu dulu..." Emma menghentikan langkahnya mendengar seruan Chris, "Ya?" Chris memandang ragu, namun berbagai pertanyaan dalam benaknya terus menekan agar Chris bertanya kepada pelayan lama di mansion itu, "Ada yang ingin ku tanyakan." "Mengenai Nona Scarlett." lanjutnya. Emma hanya terdiam menunggu Chris melanjutkan perkataannya. "Kenapa dia memiliki bekas luka di belakang kepalanya?" tanya Chris dengan rasa penasaran yang besar. "Kau belum tahu rupanya..." Emma menjeda kalimatnya beberapa detik, "Dulu Nona Scarlett ditemukan dengan keadaan luka parah karena mengalami kecelakaan mobil." "Kapan?" "Sekitar 2 tahun yang lalu, aku tak tahu pasti, aku sudah lupa." "Bibi ingat dimana kejadian Scarlett kecelakaan?" "Aish aku wanita yang sudah tua, pikiranku sudah banyak yang menghilang. Kau cari tahu sendiri saja." "Jangan bilang kau mau mengakui bahwa Nona Scarlett adalah istrimu. Meski ku akui mereka sangat mirip, bukan berarti dia istrimu, benar?" tebak Emma melihat gelagat Chris yang menanyakan kondisi Scarlett beberapa waktu lalu. Emma sendiri berusaha menampiknya meski saat melihat figura foto yang dipajang di kamar Chris menjelaskan semua kebingungan lelaki itu saat ini. Foto di dalamnya terlihat begitu mirip dengan wajah nonanya sekarang. Meski ada beberapa perbedaan jika diteliti lebih dalam. Lalu, suara ketukan di pintu menghentikan percakapan mereka, "Ck, wanita itu... Apa dia selalu mengganggumu?" tanya Emma dengan nada kesal. Karena sudah beberapa kali, sosok Rachel, pelayan muda di mansion itu mengunjungi pavilium dan menanyakan keberadaan pengawal muda itu. Emma yang tengah menjaga Ruby merasa kesal dengan kehadiran Rachel yang tak tahu tempat itu. Chris yang tak ingin berurusan dengan perempuan itu meringis dan secara tersirat meminta Emma untuk menangani perempuan itu. "Aku harus tidur cepat, Emma. Terima kasih sudah menjaga putriku." ujar Chris terburu-buru. "Sama-sama, aku pulang dulu." ujar Emma sebelum membuka pintu dan menutupnya kembali, menghalangi sosok muda yang ingin menerobos memasukinya. "Mau apa lagi kau kesini?" tanya Emma dengan nada tak suka yang kentara. Perempuan muda di hadapannya mendengus melihat Emma yang seolah menghalang-halangi jalannya, "Apa Chris sudah pulang?" tanyanya memburu. Sudah beberapa kali ia mengunjungi kediaman Chris hari ini, namun lelaki yang menempati hunian itu tak kunjung ditemuinya. Emma mendengus kasar,"Dia sudah tidur. Pergilah ke kamarmu, jangan mengganggu istirahat orang lain." usirnya seraya pergi meninggalkan Rachel yang menghentakkan kakinya kesal. **** Chris tak bisa memejamkan matanya lagi. Matanya terbuka nyalang menatap langit-langit kamar yang temaram. Ia berusaha mengenyahkan pikirannya mengenai Scarlett. Namun entah mengapa, semakin lama mengenal Scarlett, ia semakin menemukan kejanggalan yang ada di dalam diri perempuan itu. Luka itu, kecelakaan yang dialaminya... Benarkah jika Scarlett itu Emily-nya yang hilang? Benak Chris selalu bertanya-tanya. Berusaha menghubungkan serentetan kejadian dan prilaku Scarlett dengan istrinya, Emily. Namun sisi pemikirannya yang lain menolak itu semua, bahwa Scarlett bukanlah Emily, mereka dua orang yang berbeda. Sekat itu terlalu jauh untuk membandingkan mereka dalam beberapa persamaan. Chris merasa ia harus mencari lebih dalam informasi mengenai Scarlett. Ia merasa ada sesuatu yang disembunyikan keluarga Harisson ke hadapan publik mengenai Scarlett. ***** Pagi harinya, Chris kembali mengemudikan mobil ke tempat dimana Scarlett dan keluarganya berada. Ia melajukan mobil dengan kecepatan sedang diiringi alunan lagu pop santai. Beberapa saat kemudian, Chris menepikan mobilnya di halaman parkir villa dan memasuki bangunan besar itu. Di dalam sana, ia bertemu Tobias, pengawal senior Thomas yang tengah berdiri di ujung tangga dengan raut wajah yang tegang. Chris menghampirinya dan bertanya mengenai hal yang terjadi dengannya, "Kau kenapa, Tobias?" Lalu tak lama, seorang wanita tua yang memakai seragam putih dokter memasuki villa dengan langkah tergesa dan menghampiri keberadaan mereka, dan menanyakan keberadaan Scarlett. "Chris, tolong antar dokter Tiffany ke kamar Nona Scarlett." perintah Tobias kepada Chris. Chris yang belum mengetahui kejadian yang sebenarnya bertanya, "Ada apa dengan Nona Scarlett?" Tobias menatap Chris tajam, "Sebaiknya kau antar terlebih dahulu. Nona Scarlett sedang membutuhkan pertolongan segera!"
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN