Permainan masih belum usai. Selama berbulan-bulan aku berusaha untuk menahan keinginan menyentuhnya. Kulakukan semua yang kubisa untuk menenangkan sesuatu yang terlalu sering menegang setiap kali melihat Tsurayya dengan aura yang semakin memancar selama kehamilannya. Rambutnya yang terurai berantakan menambah kesan panas yang berkobar. Tsurayya terlihat begitu cantik dari posisiku saat ini. Berkali-kali aku berteiak memanggil namanya. Demi apapun, ini sungguh sangat nikmat. Aku rela ketinggalan penerbangan demi bisa merasakan nikmatnya sensasi ini. Dengan penuh kehati-hatian, dia turun dan langsung merebahkan diri di sebelahku. Hey! Aku belum mendapatkan pelepasanku! Tsurayya tidur membelakangiku. Aku pun segera memposisikan diri menghadap tubuh bagian belakangnya. Tsurayya menoleh ke a

