Rasa terkejutku setelah mendapat kabar dari Seruni bahwa Tsurayya jatuh pingsan di coffeeshop saat mereka tengah hangout belum pulih sepenuhnya. Aku yang sedang bersiap untuk menyantap makan malamku saat itu dibuat kaget dengan suara dering ponselku. Tsurayya pingsan. Gegas kutinggalkan makan malamku dan melajukan mobil menuju rumah sakit tempat di mana mereka membawa Tsurayya. Beberapa hari ini Tsurayya memang terlihat kurang sehat. Napsu makannya berkurang. Terlebih, aku pernah beberapa kali mendapati Tsurayya tengah memuntahkan isi perutnya ke wastafel. Saat kutanyakan kondisinya, Tsurayya bersikeras bahwa dia dalam keadaan baik-baik saja. Itu kenapa kuizinkan dia untuk pergi dan berkumpul dengan teman-temannya sepulang bekerja. Jika aku tahu keadaanya akan begini, aku tak akan mengiz

