TSURAYYA -44-

2401 Kata

Aku pulang ke rumah dengan membawa buket bunga yang dikirim Athaya ke toko tadi siang. Hari ini, aku merasa tidak akan sanggup jika harus berjibaku di dapur untuk menyiapkan makan malam. Jadi, kuminta Bik Inah yang mengambil alih tugas memasak. Athaya pulang tepat jam tujuh malam. Sengaja aku menunggu kepulangannya sambil berbaring di kamar. Kepalaku terasa sedikit pening. Aku keluar dari kamar dan turun untuk menyambut kedatangannya. Kukecup punggung tangannya dan kuambil alih semua barang tentengannya. Tunggu! Rasanya ada hal aneh yang sedang terjadi padaku. Rasa-rasanya aku sangat menikmati aroma tubuh Athaya dengan parfum yang sudah bercampur dengan keringat. Rasanya begitu segar. “Kamu kenapa, Ayya?” tanya Athaya saat dirinya sadar bahwa hidungku semakin dalam menghidu aroma tubuhn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN