Wajar kah jika aku merasa cemburu saat lelakiku mendapatkan pesan dari wanita lain? Atau ... mari kita ganti pertanyaannya. Sudah wajar kah jika aku merasa cemburu saat lelakiku mendapatkan pesan dari wanita lain—kekasihnya? Siapa yang sebenarnya berhak merasa cemburu, aku atau Natasha—kekasih suamiku? Jika menilik dari awal mula semuanya, justru aku yang menjadi orang ketiga di hubungan mereka. Orang ketiga yang pada akhirnya justru lebih memilih untuk menambatkan hati. Ancamanku berhasil. Athaya sama sekali tak membalas pesan dari Natasha. Hal itu membuatku merasa sangat senang, meskipun tak kutampilkan di hadapannya. Aku harus bisa menjaga citraku di matanya. Sesampainya di rumah, kami berdua segera membersihkan badan dan berganti pakaian untuk bersiap tidur. Aku menatap ke arah sepa

