ATHAYA -46-

1815 Kata

“Tha! Lampunya hijau, tuh! Kamu ngapain sih bengong kayak begitu?” Aku tersentak kaget dari lamunanku saat Natasha menepuk lenganku kencang. Kulihat lampu lalu lintas yang memang sudah berubah hijau. Mobil yang dikendarai Pak Joko pun sudah melesat pergi lebih dulu. “Nggak usah lebay kamu, Athaya. Kayak habis kepergok selingkuh aja. Toh dia juga cuma istri pura-pura kamu. Kamu nggak liat ekspresi dia waktu liat kita tadi? Biasa aja. Itu berarti dia sadar diri. Dia paham posisinya.” “Udah ya, Nat. Nggak usah dibahas lagi. Sebentar lagi kita sampe di tempat kamu take foto. Lagian kenapa sih kamu ahrus minta anter aku? Kamu tau nggak kao ini tuh beresiko banget? Gimana kalo ada orang yang tau aku jalan sama kamu? Bisa tamat riwayat kita semua, Nat.” Beberapa saat sebelum pulang kantor, Natas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN