Bab 18. Pertemuan

1037 Kata

"Kenapa saya gak boleh nyentuh kamu? Bukanya kamu kerja di sini sebagai LC? LC kerjanya melayani laki-laki, 'kan?" tegas Aryo penuh penekanan, suaranya meliuk-liuk layaknya orang yang sedang mabuk. "Apa kamu tau betapa menderitanya saya setelah kamu ninggalin saya, hah! Sekarang, kamu harus bertanggung jawab. Kamu layani saya sampe puas." "Nggak, aku gak mau. Aku ini pemandu lagu, bukan p*****r!" tolak Sinar, seraya menggerakkan pergelangan tangannya sedemikan rupa. Aryo tersenyum menyeringai. "Apa bedanya pemandu lagu dengan p*****r? Sama-sama digerayangi sama laki-laki, 'kan?" Aryo menghujani wajah Sinar dengan ciuman yang membabi buta, bau alkohol menguar terasa membasuh permukaan wajah Sinar. Wanita itu mendorong tubuh Aryo dengan kasar, hingga pergelangan tangan Sinar terluka akib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN