Sebelum melajukan mobilnya ke arah apartemen Yocelyn, Zidan lebih dahulu menyambangi sebuah kedai seafood yang dulu pernah dia sambangi atas perintah ibunya. Pemilik netra hitam gelap itu seakan yakin jika Yocelyn akan suka dengan apapun yang dia belikan. Selama mengenal Yocelyn sampai detik ini, dia belum pernah melihatnya menjadi pribadi pemilih. Meski profesinya sebagai aktris ternama, Yocelyn menyukai segala kesukaannya tanpa pernah membeda-bedakan. "Terimakasih," jawab Zidan ketika pesanan sudah dia terima. Lelaki itu kembali menancapkan gas mobilnya menuju apartemen Yocelyn. Tak terasa, Zidan sudah berdiri di depan pintu apartemen Yocelyn. Dia pun menekan bell di depan pintu apartemen tersebut. Yocelyn yang sudah menunggu Zidan sejak tadi bergegas membukakan pintu untuk Zidan. Y

