23. Pelarian yang menyakitkan

1522 Kata

Lembah kelabu di kaki Pegunungan *Jagged Peak* tidak pernah terasa sesunyi ini. Angin musim dingin menderu, membawa serpihan Debu Frost-System yang berkilau tajam seperti pecahan kaca mikroskopis. Di balik sebuah tebing batu yang menjorok, Kinry berjongkok, mengawasi jalan setapak sempit di bawah sana. Napasnya berat, uap panas keluar dari masker kainnya yang sudah mulai membeku. Di belakangnya, kelompok Terea meringkuk dalam diam. Mereka lelah, lapar, dan yang paling menyakitkan—mereka merasa terhianati oleh dunia yang seharusnya mereka huni bersama. "Ada gerakan," bisik Kinry. Ia menarik pipa besinya dari punggung. Tangannya yang kasar menggenggam erat botol-botol kimia yang tersisa. Ia tidak melihat jubah putih atau zirah emas faksi Cahaya Suci. Sebaliknya, ia melihat warna-warni zir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN