"Jadi dulu kamu sempat digombalin sama Rey?" celetuk Ghibran seraya menoleh ke arah Yasmin yang duduk di sampingnya. kali ini mereka sudah berada di perjalanan menuju pulang. Setelah waktu yang cukup lama dihabiskan untuk bercengkerama dengan Reyhan dan Athifa, akhirnya mereka memutuskan untuk mengakhiri pertemuan dan langsung pulang ke rumah. Mengingat waktu yang sudah sore, tidak mungkin kalau mereka kembali ke tempat kerja. Entah berapa jam waktu yang mereka habiskan bersama sang sahabat. "Enggak!" bantah Yasmin dengan tegas. "Yakin?" Ghibran memastikan seolah-olah masih belum percaya dengan jawaban Yasmin. "Yakinlah!" jawab Yasmin dengan ketus. "Lagian, kenapa kamu kepo banget, sih, sama masa lalu aku?" protesnya kemudian. "Bukan kepo, enggak nyangka aja, kalau ternyata kalia

