Seusai sarapan, Yasmin dan Ghibran tampak duduk di sofa depan TV. Melakukan kegiatan yang sama, membaca buku yang tadi malam mereka beli. Tidak ada percakapan yang mengiringi kegiatan mereka saat ini. Hanya suara TV yang terdengar samar-samar. Meski mereka tidak menontonnya sama sekali, tetapi entah kenapa benda berbentuk persegi panjang itu masih menyala dan mengeluarkan suara. Bukankah itu pemborosan namanya? Yasmin menyilangkan kaki kanan di atas kaki kiri, lalu melirik ke arah Ghibran yang tampak fokus membaca, di sofa lain yang berada di sampingnya. Dia memang sering kali tidak bisa fokus membaca buku, terlebih lagi dalam situasi seperti itu. Perasaan yang sedari tadi mengganggunya. Entah kenapa dia mulai tidak suka melihat sang suami akrab dengan Lily, meski hanya melalui telepon.

