Pagi esoknya Angela terbangun dengan rasa sakit di seluruh tubuhnya. Angela mencoba bergerak namun suara rantai yang ikut berdentang membuatnya langsung tersadar sepenuhnya. Angela melihat ke sekeliling ruangan yang ditempatinya saat ini, rasa tak asing langsung menyeruak dan membuat hati Angela terasa cemas dan khawatir. Angela yang khawatir tiba-tiba memikirkan keberadaan Farrel yang sekarang entah dimana dan langsung bangun secara mendadak, hal itu membuatnya merasakan pusing. "Sudah bangun?" Sebuah suara yang sangat dikenalnya membuat mata Angela langsung mencari ke arah asal suara. Angela benar-benar merasakan bulu kuduknya berdiri dengan cepat karena suara itu adalah suara yang sangat-sangat ingin Angela lupakan semenjak dulu. Benar saja apa yang dirasakan Angela, Angela melihat A

