Pukul setengah sembilan Zalfa sudah sampai di rumah dinas, ia memasukan sepeda motornya lalu menutup pintu garasi mini tersebut, Zalfa masuk ke dalam rumah. Baru beberapa menit tak ada Edgar, kini terasa sepi, tak ada yang menggoda dan menjahili dirinya. Zalfa memastikan pintu dan jendela telah tertutup rapat, lalu ia ke dapur, masuk ke kamar mandi, membersihkan diri dan bersiap istirahat. Besok kembali aktifitas mengajar di mulai. Zalfa menguap, ia menutup dengan tangannya, rasa kantuk dan lelah ingin segera meminta hak untuk istirahat. Ia menatap plafon kamarnya. Meskipun rumah dinasnya kecil dan sederhana, namun bangunnannya nampak indah dan nyaman. Sayup-sayup matanya terpejam. *** Pagi menyapa, setelah selesai sarapan dengan menu ala kadarnya. Ia bersiap-siap pergi ke tempat nga

