Rumah Sakit. Edgar duduk di ruang khusus Opanya, di lantai paling atas rumah sakit milik keluarganya. Sang Opa mengambil snelli lalu memakainya, tak lupa mengalungkan stetoskop di lehernya. "Yuk, Opa ajakin kamu kenalan sama anak-anak," ajak Opa, Nizam akan mengunjungi ruang psikologi anak. Nizam adalah dokter anak, ia sangat menyukai anak-anak. Sama juga dengan Edgar, yang menyukai anak-anak. Edgar pun di ajak ke ruangan bermain anak dengan gangguan mental, gangguan mental ini bukan sebab kelainan lahir, namun sebab trauma yang di alami anak di masa lalu. "Selamat pagi anak-anak," ucap Nizam, sang Opa dokter yang begitu dekat dengan anak-anak. "Cucu-cucu Opa udah pada ganteng-ganteng dan cantik-cantik, ya," sambutnya. Ada anak yang sedang bermain mobil-mobilan, ada anak yang bermain

