"Coba kau dengarkan ini," perintah dari ujung telepon. "Papa," Panggil Rangga, "Sayang, ini Papa," jawab Edgar, "Papa, Angga di sini baik-baik saja. Meleka jahat, tapi Angga tak takut. Meleka kalo jahat telus, nanti masuk nelaka," ucap Rangga, dari ujung telepon "Kamu akan baik-baik saja Sayang, Papa akan menjemputmu." ucap Edgar, "Iya Papa, Angga tunggu," jawabnya. "Sayang, jangan takut, ya," pesan Edgar dengan nafas yang memburu, sebab nahan marah. "Iya Papa, Angga tak takut siapapun, Angga hanya takut sama Allah," Jawabnya, membuat Edgar sedikit mengulas senyum. "Dasar anak kecil banyak bacot!" marah sang penculik tersebut, "AAH!" pekiknya "RANGGA-RANGGA, SAYANG!" Panggil Edgar, sebab mendengar teriakan Rangga, "s**t!" umpatnya, menggenggam erat ponsel yang ia bawa, k

