Frezza dan Raisya

1232 Kata

Zalfa kembali sadar, pandangannya menerawang, tatapannya kosong. "Mama," Rengga memeluk Mamanya, barulah Zalfa tersadar dan mulai menangis, Kayra menghambur memeluk Zalfa, Zalfa membalas pelukan Kayra, "Maafin Kay, Bu," ucap Kayra, Zalfa yang merupakan gurunya, membuat Kayra tetap memanggilnya 'Ibu'. "Ini musibah, Sayang. Semoga Rangga segera di temukan," ucap Zalfa, mencoba baik-baik saja, sebab tahu ada Rengga juga yang butuh dirinya. "Assalamu'alaikum.." Ucap Edgar, dan di jawab semua orang yang sedang menenangkan Zalfa. Edgar langsung masuk ke kamarnya, menghampiri sang istri, dan langsung memeluknya, begitu Edgar mendapat kabar tentang Zalfa yang pingsan, Opanya menyuruhnya untuk segera pulang. Semua keluar dari kamar Zalfa, dan menyisakan Zalfa, Edgar dan Rengga. "Maafin aku,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN