60

1040 Kata

60. Keputusan. Suasana di lantai dua kediaman Pak Rahardian kembali hening, Kayla masih duduk di sebelah Arsen dengan terus menggenggam erat tangan pria itu, tak berniat melepaskan sebelum, pria yang duduk di atas kursi roda mengabulkan keinginannya. “Kayla, tidakkah Kamu bermimpi mengejar cita-citamu? Jadi dokter, pengacara, jaksa atau pengusaha?” bujuk Papanya. Kayla benar-benar mirip dengan Elena ketika masih muda, percaya diri, tidak kenal takut, dan berjuang keras demi sebuah cinta. “Tidak Pa, karena aku sudah hamil anak Om Arsen!” celetuk Kayla berbohong. “Apa?” ucap Pak Rahardian terkejut. Arsen pun menatap Kayla membelalak tidak percaya dengan apa yang dikatakan Kayla, benar-benar mengada-ngada. “Apa yang dikatakan Kayla itu benar?” tanya Pak Rahardian pada Arsen. Pria i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN