25. Dasar Bocah Anggara sudah menyelesaikan Ujian Nasionalnya. Kini dia akan berusaha menepati janjinya pada Kayla, gadis pujaannya. Hari ini setelah lari pagi bersama papanya dia ingin meminta bantuan Sang Papa mengenai hal itu. Perlahan nafasnya mulai stabil dan papanya yang duduk di sebelahnya sudah selesai minum , remaja itu mulai membuka suara. “Pa,” panggil Anggara pelan. Manik matanya menatap lurus sang papa. “Iya,” jawab Pak Dedi menoleh ke arah putranya. Seraya mengusap sisa keringat yang ada di sudut keningnya. “Aku boleh minta tolong enggak?” ucap Anggara dengan suara lebih pelan dari sebelumnya. Tidak yakin Sang Papa akan mengabulkan permintaannya. Ini bukan suatu benda bermerek atau uang jajan yang kurang banyak, ini mengenai suatu penyelidikan yang tak ada sangkut p

