21. Cemburu. Sejak Kayla sakit, Om Arsen selalu menyuruh Pak Roni mengantar jemput Kayla dan Suci. Dia tidak ingin terjadi sesuatu pada Kayla. Entah apa yang terjadi di dalam hatinya, pria itu ingin selalu memastikan Kayla baik-baik saja. Seperti biasa setiap minggu pagi Om Arsen selalu, olahraga di dekat rumah kaca, itu ia lakukan ketika tidak sedang di luar kota. Namun, saat dia melihat ke dalam rumah kaca, sekilas ada Kayla di dalam sana. “Tumben, bangun sepagi ini,” gumam Om Arsen pelan. Dia berlari kecil menuju pintu rumah kaca dengan netra yang selalu tertuju pada Kayla. Suara pintu rumah kaca yang terbuka, terdengar samar di telinga Kayla. Membuat gadis itu berbalik dan melihat ke arah sumber suara. “Om Arsen,” celetuk Kayla kaget. “Ngapain sepagi ini kamu di sini, Kayla?

