Anne melihat ke seluruh kamar Paul, hingga matanya melihat korden jendela yang tebal dan panjang, Anne pun bergegas menuju ke sana, lalu bersembunyi di baliknya. Dengan perasaan yang cemas, ia menunggu apa yang akan terjadi. Samar-samar, dari balik korden dilihatnya gagang pintu bergerak dan beberapa saat kemudian pintu pun terbuka dan muncullah Paul dari balik pintu tersebut. Paul terdiam selama beberapa saat, sebagai seseorang yang terbiasa hidup dalam bahaya, ia dapat merasakan ada sesuatu yang berbeda di dalam kamarnya. Matanya memindai seluruh penjuru di dalam kamarnya dengan tajam. Mata Paul melihat kalau ada sesutu yang berbeda pada korden jendela kamarnya. Ia pun berjalan mendekat ke arah korden tersebut. Sementara itu, Anne yang bersembunyi di situ hanya bisa menanti dengan jan

