Paul menyentuh pipinya yang terasa sakit dan di tatapnya Luke dengan dingin dan tajam. “Siapa kamu?, datang-datang langsung saja menamparku?” tanya Paul dengan dingin. “Aku Luke!, tunangan Anne, wanita yang sudah kau sembunyikan. Sekarang katakan kepadaku, di mana tunanganku itu berada?” tanya luke, balik. Mendengar pertanyaan dari Luke, Paul justru terbahak mendengarnya, “Kalau Anne adalah kekasihmu dan ia mencintaimu, tidak akan mungkin ia kabur darimu.” sindir Paul. “Kau salah!, kami memang saling mencintai dan ada kesalahpahaman yang membuat kami sedikit bertengkar dan membuat ia pergi dariku. Namun, aku tidak perlu menjelaskan apapun kepadamu!” bentak Luke emosi. Rekan kerja Paul, yang sedari tadi hanya diam saja, akhirnya ikut membuka suara, “Maaf, tuan!. Anda telah berlaku tidak

