Billy mengetuk pintu ruangan dokter jaga, yang tadi ditemuinya, sebelum ia diperbolehkan masuk ke dalam kamar Luke. Duduk di hadapan wanita itu, Billy menampilkan raut wajah yang serius, meskipun ia bersaing dengan Luke untuk mendapatkan Anne, tetapi ia juga tidak mau melihat Luke menjadi pasien dari rumah sakit jiwa ini. "Anda telah melakukan kesalahn, dengan memasukkan sahabat saya, dengan menjadikan dirinya sebagai pasien di sini." "Sahabat saya itu, orang yang normal dan ia tidak gila sama sekali. Hanya saja, ia seorang yang cepat naik darah dan terkadang lebih memilih jalan kekerasan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya." terang Billy panjang lebar. "Sahabatmu itu, justru menunjukkan sikap yang berbeda dari yang kau katakan. Ia juga sudah melakukan penyerangan kepada oran

