“Tsuki, gue mau main air. Lo ikut enggak?!” Nanda berteriak dari lantai atas. Dia sudah mengganti pakaian nya dengan celana training dan kaus longgar berlengan pendek. Mata nya mencari keberadaan Tsuki yang masih sibuk mencari barang bawaan nya yang lain di ruang tamu. “Tsuki!” Nanda berteriak lagi. Dia menuruni tangga, berlari menuju ruang tamu. “Mau ikut gue ke kolam nggak?” Tsuki menoleh. Dia merebahkan tubuh nya di sandaran sofa dengan wajah pasrah. “Gue ikut. Gue nyari bikini gue nggak ketemu sedari tadi. Gue baru beli loh itu, sayang dong kalau nggak gue pakai.” “Nggak usah pakai bikini! Lo nggak lihat disini ada dua human kriminal otak PK yang mikir aja nggak pernah bener? Nggak usah! Pakai kaus biasa sama celana pendek aja udah.” “Siapa yang lo bilang PK?!” Raga datang dari ara

