“Nan-“ “Eh, iya! Buku yang gue pinjem kemarin belum gue balikin. Tsuki, bantuin gue balikin dong. Gue pinjem banyak soal nya. Nanti kalau nggak gue balikin malah dapet denda, kalau duit gue berkurang gue minta duit nya ke lo, loh…” Nanda berdiri di meja Tsuki. Tersenyum manis saat Tsuki menatap nya aneh. “Nanda-“ “Mau ya, Ki? Sepuluh menit doang, abis itu udah!” Nanda mengabaikan sepenuhnya panggilan Raga. Dia terus berusaha untuk sibuk berbincang dengan Tsuki walau perempuan Jepang itu tidak menanggapi nya sama sekali. “Nanda.” “Ya udah kalau lo nggak mau bantu, gue bisa minta orang lain buat nemenin gue.” Lagi-lagi Nanda berbicara saat Raga memanggil nya. Nanda berdiri tegak, mengambil setumpuk buku tebal dalam pelukan nya dan berjalan keluar kelas sendirian. Raga yang tadi ada di

