Nafas Tamara terasa tercekat akibat air kolam renang yang masuk ke dalam paru-parunya. Dia kesulitan bernafas, namun dia masih bisa melihat samar-samar kalau Henry-lah yang menyelamatkannya. Dengan perlahan Henry membaringkan tubuhnya ke pinggir kolam renang. Kalula yang melihat insiden ini juga langsung menghentikan aktifitas renangnya. Dia lalu menghampiri Henry dan Tamara, khawatir akan kondisi Tamara yang masih tak sadarkan diri. Sementara Dennis, dengan cepat dia meraih ponselnya, yang dia letakkan di atas kursi pantai di samping buku Tamara itu, lalu langsung menghubungi pihak rumah sakit sangkinan terlalu panik. Henry lalu memberikan Tamara nafas buatan. Ditekan-tekannya dadaa Tamara, diberikannya Tamara nafas buatan melalui mulutnya. Begitu terus, hingga akhirnya Tamara benar-be

