Mereka berdua hanya saling pandang tanpa mengatakan apapun. Akbar tak mengerti mengapa tiba-tiba Gista menanyakan hal tentang Kinan. “ Kenapa tiba-tiba kamu menanyakan tentang Kinan. “ Akbar mulai bertanya. “ Kenapa memang kalau aku tanya tentang Kinan, apa aku salah. Dan bagiku ini ngga tiba-tiba mas, Kinan adalah kisah masa lalumu. Dan aku juga ngga tahu mungkin dia masih ada disini.” Jawab Gista sambil menunjuk hati Akbar. Dan Akbar mulai terpancing dengan jawaban Gista. “ Kenapa kamu bisa bilang begitu. Aku selalu bilang ke kamu kalau Kinan adalah sahabatku ngga lebih dari itu.” Jawab Akbar. “ Hati isteri mana yang tak sakit melihat suaminya masih menyimpan foto wanita lain.” Akbar mengerutkan dahinya. Dia jadi teringat beberapa foto dirinya dan Kinan yang ia selipkan di salah sat

