48. IKD

1570 Kata

“ Mama….. papa, Dania takut….. Dania ngga mau sendiri. Jangan tinggalin Dania.” Suara teriakan Dania lagi-lagi membangunkan Akbar dan Gista. Tak terhitung oleh mereka berapa kali Dania selalu mengiggau. “ Sayang, mama disini nak Dania ngga sendiri sayang.” Balas Gista sambil mengelap peluh didahinya. Gista terlihat khawatir melihat putrinya yang masih begitu trauma akan kejadian kebakaran di sekolahnya. Allahuakbar….. Allahuakbar…. Saat mendengar suara adzan, Akbar langsung melihat jam di ponselnya. “ Udah subuh Gis.” Gista hanya mengangguk “ Kita gentian aja ya shalatnya, takutnya Dania masih seperti ini terus.” Gista kembali mengangguk. Kemudian Akbar melakukan tayamun, karena tangannya masih luka dan belum bisa terkena air karena di perban. Setelah Akbar selesai menunaikan shalat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN