💍Eleventh💍

605 Kata
Sudut Pandang Arsa Byantara Saputra Aku mengecup kening Devira yabg sudah tertidur. "Good night," ucapku lantas mengusap kepalanya. Setelah itu aku terbangun dari posisi tidurku lalu berjalan ke arah meja dan duduk di kursinya. Malam ini rencananya aku ingin mengecek desain produk yang telah dikirimkan oleh timku. Sambil membuka file tersebut, tidak lupa aku juga membuka file word yang sempat aku buat yang berisikan hal-hal penting yang harus dimasukkan ke dalam desain. Aku membuka kedua file tersebut lalu segera mengecek desain yang dibuat oleh timku. Dimulai dari komposisi warna sampai penempatan ilustrasi aku cek dengan sangat cermat. Namun, seketika fokusku mendadak buyar saat mendengar suara gaduh dari arah ranjang. "Adek, kebangun?" tanyaku saat melihat Devira sudah terduduk. Dia mengangguk. "Mimpi buruk?" Dia terdiam dan tidak lama kemudian menggeleng. "Haus, mau minum." "Sebentar," aku bangun dari dudukku, mengambil segelas air di dapur lalu memberikannya kepads Devira, "kalau ingin tidur biasanya minum dulu. Biar enggak ke bangun kaya gini lagi." "Iya," ucapnya lalu memberikan gelas yang sudah kosong kepadaku. "Sekarang mau apa lagi?" Dia menggeleng. "Makan makan? Lapar lagi nggak?" Dia kembali menggeleng. "Mau tidur," ucapnya lalu menjatuhkan kembali tubuhnya ke atas ranjang. "Yaudah," aku menarik selimut untuk menutupi tubuhnya, "selamat istirahat ya, Adek." Begitu aku menjauh, tangannya langsung menarik tanganku. "Ayo." "Ayo?" "Ayo tidur," dia menepuk sisi ranjangnya, "tidur sini." Kali ini aku terdiam. Devira menunjuk ke arah jam dinding. "Udah malam, ayo tidur." Aku masih terdiam sampai akhirnya Devira berdecak sebal lalu memunggungiku. "Yaudah kalau enggak mau. Terserah. Aku bisa tidur sendiri." Detik itu juga aku langsung naik ke atas ranjang dan menariknya ke dalam pelukanku. "Ayo, ayo, tidur." ??? "Adek, selamat pagi, Adek," sapaku sambil mengusap-usap rambutnya, "bangun yuk Adek. Katanya ada pertemuan pagi ini." Devira menguap lantas menutup matanya lagi. Istriku kalau habis bangun tidur, wajahnya luar biasa cantik. Wajah natural tanpa polesan makeup sedikitpun. "Adek," panggilku lagi. "Ah, Mas," Devira mengambil bantal lalu dia menutup telinganya, "berisik," ucapnya. Aku melingkarkan tanganku di pinggangnya kemudian mendekatkan bibirku ke telinganya. "Ayo, bangun Adek," ucapku lagi. Devira hanya bergumam. Tiba-tiba ide masuk ke dalam otakku. Aku menghujami kecupan di seluruh wajahnya. "Ayo bangun," ucapku sambil terus memberikannya kecupan. Akhirnya dia pun membuka matanya dan langsung berganti posisi menjadi duduk. "Resek! Resek! Resek!" "Lucu! Lucu! Lucu! Kamu lucu kalau lagi marah-marah begitu." Dia melirikku tajam lalu dia menurunkan satu kakinya dan diikuti oleh satunya lagi. "Enggak jelas," cibirnya lalu berjalan ke arah kamar mandi. Aku tersenyum sambil menatap kepergiannya. Lucu ya, istriku. Beberapa saat kemudian, di parkiran mobil kami berpapasan. Dia menoleh ke arahku sekilas lalu melanjutkan langkahnya mendekati mobilnya. "Seminar?" tanyanya. "Iya. Habis itu ada pertemuan buat ngomongin desain projek." Devira mengangguk. "Yaudah." "Iya. Hati-hati ya Adek di jalan." "Selalu hati-hati kok, tenang aja," ucap Devira lalu menyalimi tanganku, "pamit ya." "Iya. Pelan-pelan ya bawa mobilnya." "Iya, iya." Devira masuk ke dalam mobilnya dan tidak lama kemudian mobilnya keluar dari pekarangan rumah ini. Selepas kepergiannya, aku juga masuk ke dalam mobilku lantas mengendarainya menuju ke gedung di mana diadakannya seminar. Cerita ini sudah tersedia versi lengkap, untuk kalian yang mau baca duluan, dapat diakses di k********a. Cara belinya: 1. Masuk ke aplikasi k********a bisa melalui web atau aplikasi. 2. Cari nama kreator (TheDarkNight_) dan cari judul karya (Independent Wife) 4. Ubah harga jika kamu ingin memberi apresiasi lebih. Pilih metode pembayaran: GoPay, OVO, s****e Pay, Indomart, Alfamart, atau transfer bank. 5. Ikuti petunjuk pembayaran (lihat bagian-bagian yang menerangkan pembayaran dengan Gopay, OVO, Virtual Account BNI, dan Pembayaran QR). 6. Kembali ke laman k********a dan ke karya tadi. Pastikan kamu sudah login, ya. Kalau transaksi sudah berhasil, Karya yang sebelumnya bertuliskan "terkunci" akan ganti jadi "terbuka".
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN