Rontok!

911 Kata

"Yang, pelan-pelan." "Bentar, tanggung ini." "Tapi sakit." "Tahan dulu, dikit lagi." "Tuh, kan, lecet!" "Makanya diem dulu. Kamu sih banyak gerak." "Udah belom?" "Belom, Sayang!" "Buruan ih! Lama banget!" "Udah, nih." Sashi bernapas lega saat cincin di jemari tengahnya terlepas. Itu cincin yang pernah Elsha belikan untuknya sebagai hadiah ulang tahun. Kini cincin itu sudah kecil di jarinya. Bahkan berbekas dengan sangat jelas. "Untung dilepas cepat. Kalo enggak udah putus itu jari. AW!" Andreas melotot sambil menutup mulutnya dengan sebelah tangan karena Sashi menabok mulutnya dengan kasar. Astaga, perih dan panas cuy. "Omongan kamu!" Sashi berbalik dan berbaring di atas ranjang meninggalkan Andreas duduk di tepi kasur. Mereka sudah melepas rindu dengan berciuman. Tentunya t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN