Andreas membawa Sashi kembali ke dalam mobil. Sashi masih diam. Sesekali gadis itu menyeka air matanya. Entah kenapa air matanya tidak mau berhenti sejak tadi. "Memangnya mami sudah kasih restu?" Kalimat yang Donita ucapkan beberapa saat lalu kembali menari-nari di benak Sashi. Benar. Mami Andreas belum merestui mereka. Atau bahkan tidak akan pernah merestui hubungan mereka. "Yang," Andreas menggenggam sebelah tangan Sashi membuat gadis itu menoleh. "Maaf," bisik Andreas sambil menyelami mata basah perempuan itu. Sashi menarik tangannya namun ditahan oleh Andreas. "Aku minta maaf atas sikap mami sama kamu. Aku gak tahu kalau mami bakal..." "Dre," Sashi menatap Andreas lekat-lekat. Ibu jari Andreas mengusap punggung tangan Sashi dengan lembut. "Aku gak yakin sama hubungan kita," ujar

