Pilihan (2)

1059 Kata

"Dre, plis. Jangan gini," bisik Sashi di depan wajah Andreas. Mata sayu Sashi menyiratkan rasa lelah dan resah. Andreas dengan mudah membaca arti tatapan itu. Sashi gelisah karena mereka tadi malam baru saja mendapat penolakan dari Donita. Andreas paham akan hal itu. Tapi Andreas tidak ingin kehilangan Sashi. "Apapun akan aku lakuin buat miliki kamu," balas Andreas berbisik. Matanya juga memancarkan rasa putus asa dan sedih. Sashi memahami suasana hati Andreas saat ini. Pasti lelaki itu berpikir dengan tergesa tanpa membayangkan dampak apa yang akan mereka terima ke depannya. "Restu mami kamu sangat penting, Dre. Tanpa itu," Sashi menggeleng lemah. "Aku gak berani lanjutin hubungan sama kamu lebih jauh lagi." Suara Sashi tercekat. Andreas bahkan menelan ludah susah payah. Ada bongka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN