Darren mengantungi jepitan milik istrinya, kemudian dia mengangkat telpon dari mama mertua yang mengatakan kalau mereka juga mulai berangkat untuk mencari di daerah lain. Siapa tau, Luna dibawa ke salah satu wilayah yang bukan di sekitaran sini. Sekembalinya Temmy, lelaki itu tersenyum dan menyerahkan kantung plastik berisi air mineral dan roti buat Darren. “Makasih, Tem.” “Sama-sama,” jawabnya yang kembali memakai sabuk pengaman. “Udah, diabisin! Nanti kamu sakit.” “Ya.” Darren mengambil air mineral dari dalam plastik, kemudian membuka segelnya dan langsung meminum air dalam botol hingga tersisa setengah. Temmy sendiri mulai menyalakan mesin dan memundurkan mobil, kemudian menjauh dari tempat itu. “Apa kamu pernah ketemu sama Luna sebelum kejadian ini, Tem?” “Maksud kamu?” “Ya, m

