Pukul satu dini hari, mereka sampai di hutan di mana detektif itu menunjukkan tempat Luna berada. Mereka keluar dari mobil setelah menghentikan kendaraan gak jauh dari pinggir hutan, kemudian turun dari sana dan berjalan menyusuri wilayah itu dengan berbekal senter dari ponsel masing-masing. Udara dingin sekali dan Darren lupa bawa jaket. Jadi dia menahan diri buat tetap melangkah dan mengabaikan rasa dingin yang seolah menusuk-nusuk kulitnya. Darren cuma mendengar suara binatang malam yang seakan bicara bersahut-sahutan. Gak ada tanda-tanda kehidupan di sini, kira-kira di mana makhluk gaib itu menyembunyikan Luna? Sejujurnya, Darren sama sekali gak percaya dengan dunia astral, tapi sekarang dia rela turun langsung dan masuk ke dalam hutan demi mencari wanita itu. “Di mana dia?” tanya

